Parameter pH yang Ideal untuk Kolam Koi

January 15, 2020 Uncategorized  No comments

Kolam Koi – Apa itu pH? Yuk inget inget lagi pelajaran kimia dasar jaman SMP (SLTP) dulu.
pH (power Hidrogen) adalah parameter untuk menyatakan tingkat keasaaman atau kebasaan
yang dimiliki oleh suatu larutan yang diukur dalam skala antara 0 (sangat asam) sampai
dengan 14 (sangat basa).

Pengukuran pH bergantung pada unsur ion Hidrogen (H+) di dalam larutan berelasi dengan
kandungan ion Hidroxyl (OH-). Artinya semakin banyak kandungan ion Hidrogen, semakin
asam larutan (air) tersebut dan semakin rendah nilai pH nya (di bawah 7 nilainya). Pada nilai
netral, yakni pH 7, kandungan ion Hidrogen dan ion Hidroxyl seimbang. Bila ion Hidroxyl
melebihi ion Hidrogen, maka larutan (air) disebut basa dan pH nya diatas 7.

Yang penting untuk diingat bahwa perubaha nilah pH mengikuti sistem logaritmik, artinya
setiap perubahan 1 nilai pH sama dengan 10 kali perubahan. Maka, pH 6 adalah 10 kali lebih
asam dari pH 7, dan pH 5 adalah 100 kali lebih asam dari pH 7.

Berapa pH ideal untuk Koi ?

Konon, pH yang ideal untuk air kolam koi berkisar antara 7,5 8,3 walopun koi masih dapat
bertahan hidup normal pada 7,0 8,5. Nilai pH air kolam perlu dijaga stabil pada kondisi ideal
diatas agar koi tumbuh sehat. Sedikit perubahan nilai pH pada air kolam adalah hal yang
wajar dan tidak akan menyebabkan masalah. Yang bikin masalah itu kalau terjadi perubahan
pH secara drastis, misal dari 7,3 ke 6,0 dan dalam waktu singkat.

Apa yang bikin pH air kolam jadi tinggi ?

Yang bisa menyebabkan pH air kolam jadi tinggi diantaranya adalah banyaknya tumbuhan air
dan algae. Pada siang hari, kandungan CO2 dalam air akan digunakan tanaman air atau alga
untuk fotosintesis, ketika seluruh CO2 dalam air terpakai, tanaman/alga akan menggunakan
HCO3- yang mana HCO3- adalah buffer (penyangga) yg menjaga kestabilan pH.

Ketika jumlah HCO3- berkurang, pH akan meningkat. Sedangkan pada malam hari CO2
dilepaskan oleh tanaman/alga dalam proses respirasi yang menyebabkan peningkatan ion
HCO3- hal ini menurunkan nilai pH. Hal ini menyebabkan perubahan nilai pH yang cukup
signifikan antara siang dengan malam hari. Untuk itu penting untuk menjaga pertumbuhan
tanaman air alga dalam air kolam.

Hal lain yang dapat menyebabkan meningkatnya pH adalah jarangnya pergantian air kolam
dengan air baru (fresh water). Jarangnya pergantian air menyebabkan terkumpulnya asam
carbonic yang ditimbulkan oleh hasil pernafasan dan perubahan metabolisme pada sisa
makanan. Filter biologi yang mengubah ammonia (NH3) menjadi nitrat (NO2) menyebabkan
peningkatan ion H+ yang pada akhirnya menyebabkan peningkatan pH. Maka perlu
dilakukan pergantian air secara rutin, misalnya 10% 30% per hari.

Apa yang bikin pH air kolam jadi rendah ?

Hal yang dapat menurunkan nilah pH air kolam adalah banyaknya jumlah air hujan asam
(hujan pada awal awal musim hujan) yang jatuh ke dalam kolam. Untuk menetralkan hujan
asam bisa dengan pemberian larutan baking soda sebanyak 1 sendok teh per 5 10 gallon air.

Mau punya ikan koi? ini jual ikan koi

Cara lain untuk menahan agar pH tidak turun drastis adalah dengan menggunakan kulit
kerang yang diletakkan dalam filter biologi. Kulit kerang (oyster shell) mengandung calcium
carbonate dan magnesium carbonate. Saat terjadi hujan asam, larutan asam ini akan
melarutkan calcium carbonate dan magnesium carbonate sehingga pH akan naik.

Apa akibatnya pada Koi jika air kolam pH terlalu tinggi ?

Air kolam dengan pH 8,6 atau lebih dapat menyebabkan apa yang disebut Alkolosis pada koi.
Alkolosisi adalah suatu keadaan saat darah menjadi basa. Hal ini akan menyebabkan produksi
lendir berlebih, koi jadi menyendiri dan megap megap di permukaan kolam atau kadang diam
di dasar kolam, biasanya sirip dayung dilipat, pendarahan pada insang, akhirnya kekebalan
tubuh koi drop, bakteri dan jamur akan meninfeksi. Puyeng dah!

Apa akibatnya pada Koi jika air kolam pH terlalu rendah ?

Air kolam dengan pH dibawah 7 dapat menyebabkan apa yang disebut Asidosis. Asidosis
adalah kondisi dimana terjadi akumulasi asam dan ion hidrogen dalam darah. Hal ini akan
menyebabkan napsu makan koi rendah, produksi lendir berlebih, koi jadi tidak aktif,
pendarahan, kekebalan tubuh drop, lalu bakteri dan jamur dapat dengan mudah menginfeksi
koi. Repot dah!

Bagaimana cara mengukur pH air kolam koi?

Ada 2 cara mengukur pH, pertama secara manual dengan menggunakan kertas lakmus (kertas
pH), belinya di apotek atau alat alat kedokteran, atau di toko akuarium yang lengkap biasanya
ada. Caranya celupkan kertas lakmus ke dalam air kolam, angkat dan tunggu beberapa saat.
Kertas lakmus yang basah karna air kolam akan berubah warna sesuai nilai pH air. Sebaiknya
agar lebih akurat, lakukan dibeberapa titik berbeda di kolam. Cara kedua dengan
menggunakan alat ukur digital yang disebut pH meter yang bisa dibeli di toko alat alat
kesehatan

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>